Transaksi Sabu  di CFD, Polisi Tangkap Dua Pelaku 

Selasa, 18 Juni 2019 | 07:03:06 WIB
Bandar sabu yang berhasil di cokok petugas sat bertransaksi di CFD (celotehriau.com)

CELOTEHRIAU.COM--Penangkapan dua orang diduga bandar sabu, seolah-olah bak seperti di film-film. Posisi dan pelaku terlibat aksi kejar-kejaran di lokasi Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Dumai, Jumat (14/6/2019) siang. 

Aksi kejar-kejaran ini berlangsung di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota - Kota Dumai. 

Dua pelaku yang berhasil diamankan Ja (57) dan NS (34) yang diduga bertindak sebagai bandar narkoba. 

Barang bukti yang disita dari kedua pelaku satu paket besar diduga Narkotika jenis Sabu dengan berat kotor lebih kurang 1 kilogram dibungkus plastik Teh Guannyinwang warna kuning.

Barang bukti lainnya, satu helai jaket warna biru Merk Yamaha dan dua helai baju kaos. Kemudian, dua helai plastik warna putih merek Alfamart, lalu satu Hp merek Oppo Warna Silver.

Kemudian, barang bukti lain dua kendaraan pelaku antara lain Yamaha Aerox Warna Hitam Silver No Pol BM 6546 XY dan CBR 150 R Warna Hitam No. Pol BM 3837 D.

Kapolres Dumai AKBP R Pardamean Nainggolan mengatakan, kronologis kedua pelaku diamankan. Diawali pada awal bulan Juni 2019 Team Sat Narkoba Polres Dumai melakukan penyelidikan penyalahgunaan Narkotika di wilayah hukum Polres Dumai. 

''Dari infomasi yang kita dapatkan Ja, dikabarkan sering melakukan transaksi narkoba,'' ungkap Kapolres. 

Setelah ditelusuri lebih dalam. Apa Jum'at (14/6/2019) siang dikabarkan Ja dan NS akan kembali melakukan transaksi narkoba. 

''Lokasi transaksi nya dilakukan di lokasi CFD dan kita langsung stanby kan anggota,'' kata Kapolres, Senin (17/6/2019) ini. 

Lanjut Kapolres, saat seluruh personil stanby. Tiba-tiba kedua pelaku yang sadar, ada petugas langsung berupaya kabur. 

''Mereka tak bisa kabur, karena personil sudah stanby dilokasi. Dan dengan mudah itu amankan,'' terang Kapolres. 

Selanjutnya, terkait kasus ini, pihaknya masih melakukan pengembangan. Untuk mengembangkan jaringan kedua pelaku. 

''Kasus ini masih kita kembangkan,'' tutup Kapolres.

Terkini